perintah dasar linux

kriyep2…
hoahhmm…
mata uda mulai beler niy…
tp,masih da tugas…

padahal baru jam 4 sore…

kyknya saia uda jadi batman..
mlm nya melek,siangnya malah…melek juga..T_T
kemaren saia dapet tugas dari asdos,tentang perintah dasar linux…
interest c,tp rada mumet…
coz saia masih newbie soal linux…
sekedar info ja,bwt temen2 yg masih newbie jg kyk saia..
niy hasil goresan tangan saia (halah!),soal perintah dasar Linux..

Mencari Bantuan

• help
Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah

• find
Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang kita tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar

• locate filename
Mencari file dengan string “filename”.

• man
manual, digunakan untuk mencari referensi perintah & utilitas di Linux.
man cp, menampilkan fungsi cp beserta option apa saja yang yang ada.

• grep
Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.

Manajemen File

• ls
Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.
ket: ls -al akan menampilkan seluruh file dan direktori termasuk hidden file dalam format panjang
ls -lh akan menampilkan seluruh ukuran file.
ls -al –full-time menampilkan list dalam fomat panjang dan waktu pembuatan file atau direktori tersebut.

• alias
Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila kita ingin perintah ls dapat juga dijalankan dengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:
$ alias dir=ls
modifikasi tampilan berwarna-warni, ketikkan perintah berikut:
$ alias dir=ls -ar –color:always
Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen).

• Unalias
Menghapus alias yang telah dibuat

• mkdir
Membuat sebuah direktori baru

• mv
Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.

• rm
Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat menghapus seluruh file.

• more
Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar.

• less
Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar

• rmdir
Untuk menghapus direktori kosong.

• cd
Change directory. Menggunakan cd tanpa nama direktori akan menghantarkan ke home direktori. Dan cd – akan menghantarkan ke direktori sebelumnya.

• cat
Menampilkan isi file (seperti type pada Dos)

• cp
Menyalin satu atau beberapa file (seperti copy pada Dos)

• pg
Menampilkan isi suatu file teks per layar

• pwd
Menampilkan nama direktori tempat kita bekerja

• mount
Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu.

• Unmount
Kebalikan dari perintah mount(unplug storage)

Owner dan Hak Akses

• su
Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap kita ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila kita bukan root dan user lain itu memiliki password maka kita harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila kita adalah root maka kita dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.

• passwd
Digunakan untuk mengganti password. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.

• chgrp
Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file.

• chmod
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Kita dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:
1. r untuk read,
2. w untuk write, dan
3. x untuk execute.
Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.
Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:
$ chmod ug+rx coba1
Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:
$ chmod ug-rx coba1
Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).
Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:
$ chmod 700 coba2
Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:
$ chmod 644 coba3
Perhatian: Jika kita hosting di server berbasis Linux, perintah ini sangat penting sekali bagi keamanan data,disarankan semua direktori yang tidak perlu kita tulis di chmod 100 (jika Apache jalan sebagai current user (kita)) atau di chmod 501 jika Apache jalan sebagai www-data atau nobody (user lain).

• chown
Mengubah pemilik dari suatu file atau direktori

• who
Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login

Manajemen Group dan User
• login
Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.

• adduser
Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. Contoh:
# adduser diaz
# passwd diaz
(note : tanda #, untuk memudahkan membedakannya dengan perintah yang tidak perlu akses root.)

• id
melihat nomor id. id namauser
id root uid=0(root) gid=0(root) groups=0(root)

• userdell
Untuk menghapus user

  • groupadd
    Membuat group baru
  • usermod
    modifikasi account suatu user, termasuk mengganti group dan membatasi umur kadaluarsa user
  • groups
    menampilkan groups yang sedang aktif di system kita
  • groups xhost +
    Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server XInformation System Proses
  • ps (print status)
  • Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user

    • top
    Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu

    • ps axu
    Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.

    • uname –a
    Informasi system kernel anda

    • kill
    Menghentikan suatu proses berdasarkan identitas proses

    • sleep
    Menunda eksekusi (proses yang tidak mengerjakan apa-apa selama beberapa detik)

    • halt
    Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super user atau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown

    • history
    melihat list dari perintah yg pernah dijalankan

    • reset
    Mereset dan menginisialisasi terminal

    • free
    Informasi memory (dalam kilobytes)

    • cat /proc/filesystems
    Melihat filesystem yang digunakan

    Text Editor

    • Membuat file baru
    untuk membuat file baru,ketikkan vi dan diikuti nama file yang hendak dibuat.
    vi haloksl.cpp, vi catatan.txt, vi sisop
    maka kita masuk pada modus command,
    kemudian tekan insert atau i untuk masuk ke mode insert,
    kita bisa menulis file/program.

    • Mengedit file
    untuk mengedit file/program yang telah ada kita tinggal mengetikkan vi diikuti nama file yang hendak kita edit
    vi /etc/lilo.conf, vi renungan, vi haloksl.py

    • Menyimpan dan Keluar dari teks editor
    Untuk menyimpan dan keluar dari teks editor kita masuk ke mode command dengan menekan Esc, dan diikuti :wq atau shift+z z dibawah ini merupakan perintah yang sering digunakan dalam modus command:
    :w untuk menyimpan (save)
    :q untuk keluar (quit)
    :q! untuk keluar tanpa menyimpan
    x untuk mendelete teks di bawah kursor dalam modus command

    Manajemen Partisi
    untuk melihat partisi/media penyimpanan dalam komputer, kita bisa mengetikkan:
    • fdisk -l

    perintah diatas juga bisa untuk melihat penomoran flashdisk. sda0 atau sda1 dll
    Nama device Nama di direktori
    Atau dev Nama
    device Nama di direktori
    Atau dev
    Primary Master* /dev/hda(nomor partisi) Sata /dev/sda(nomor partisi)
    Secondary Master* /dev/hdb(nomor partisi) Flashdisk /dev/sda, sdb(nomor)
    Primary Slave* /dev/hdc(nomor partisi) Floppy /dev/fd(nomor)
    Secondary Slave* /dev/hdd(nomor partisi) Serial /dev/tty(nomor)
    *) merupakan interface IDE, digunakan untuk Hard disk, cdrom, dvd atau cdrw, untuk mengetahui dapat dilihat di BIOS dengan menekan Del, F10 atau F8 ketika komputer booting >hati-hati jangan diutak-atik jika kurang tahu, no warranty😦

    Untuk Partisi Hard disk, mengikuti aturan berikut:
    1. Partisi HD ada dua macam, yaitu Primary dan Extended, jumlah maksimal partisi utama dalam suatu HD adalah 4 buah, untuk menanggulangi keterbatasan ini, maka partisi Extended bisa dibagi lagi menjadi sub partisi yang tidak terbatas jumlahnya.
    2. Penomoran Partisi adalah sebagai berikut:
    ✔ Partisi utama bernomor 1 -4
    ✔ Sub Partisi Extended bernomor 5 sampai ~

    dibawah ini gambaran Partisi, sediakan partisi kosong di partisi pertama untuk windows karena win maunya di partisi pertama saja
    win_c win_d slacky swap redhat /home
    Primary Extended

    Gambar diatas hanya terdiri dari 2 Partisi utama, yaitu Primary dan Extended, selanjutnya Extended dibagi menjadi 5 subpartisi
    pertama kita buat direktori win_c, win_d, slacky atau dgn nama lainnya di /mnt (kalo lum ada), dengan mkdir /mnt/nama_direktorinya
    1. mount /dev/hda1 /mnt/win_c
    2. mount /dev/hda5 /mnt/win_d (jika tidak mau tambahkan opsi -t vfat untuk fat32)
    3. mount /dev/hda6 /mnt/slacky
    4. mount /dev/sda1 /mnt/flashku
    5. umount /mnt/flashku atau umount/dev/sda1
    6. mount /dev/fd0 /mnt/floppy (jika tidak berhasil tambahkan opsi -t vfat untuk fat32)
    7. kalo mau mounting otomatis, kita tulis script di /etc/fstab (nulisnya bisa pake vi, vim, kate, emac, kwrite dkk koq)
    contoh:
    no partisi mount point format opsi
    /dev/hda1 /mnt/win_c vfat defaults 0 0
    /dev/hda6 /mnt/slacky reiserfs defaults 0 0

    0 = tidak di chek oleh sistem ketika booting
    1 = di chek oleh sistem waktu booting

    gmn?bingung ga…?
    hehe..
    saia smp merem melek,soal kyk gt..
    saking cupunya saia soal linux…T_T
    that’s all..
    mg bermanfaat..

    Menetapkan tujuan boleh saja,
    asalkan tidak membuat kita kehilangan kesempatan
    untuk menikmati kelak-kelok yang menarik.
    — Doug Larson —

    3 thoughts on “perintah dasar linux

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s