Indonesiaku Bukan Indonesia-Indonesiaan

Ini Indonesiaku, Mana Indonesiamu ? [Tanya Kenapa?!]

Indonesiaku sudah 64 tahun sudah merdeka. Kalau dianalogikan seperti dalam rentang usia manusia yang secara “biologis” ,sudah seperti seorang kakek yang berumur dan banyak pengalamannya serta menjadi panutan bagi cucu-cucunya. Sekarang,Indonesiaku memang sudah merdeka, tapi sayangnya indonesiaku belum sepenuhnya merdeka. Kalau menurut yang punya blog ini, berdasarkan kumpulan referensi pengertian merdeka, kesimpulan dari definisi merdeka itu suatu kondisi yang mencerminkan kebebasan untuk berfikir, berpendapat, dan berbuat tanpa ada tekanan dan paksaan dari pihak luar. Gampangannya, dalam keadaan merdeka, kita boleh bertindak sesuai kemauan kita tanpa diliputi dengan paksaan dan aturan pihak asing,tentunya tetap dalam konteks tindakan yang benar. Memang sih,pengertian merdeka itu bersifat fleksibel, semuanya tergantung pada, situasi dan kondisi contohnya merdeka dalam konteks pribadi,itu pasti beda dengan konteks kenegaraan, sosial, budaya, politik, ekonomi, dan hankam. Biar lebih jelas, aku akan cerita banyak tentang indonesiaku.

• Indonesiaku [belum] merdeka dari kemiskinan
Krisis ekonomi yang menghancurkan indonesiaku ini pada tahun 1997 lalu sudah hampir 13 tahun berlalu. Akibat dari krisis itu, segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia kena dampak yang sangat besar. Kondisi indonesiaku pada tahun 1997, kemiskinan menyentuh angka yang sangat tinggi . Banyak masyarakat yang jatuh pada jurang kemiskinan yang tak berujung, yang hanya bisa makan seadanya dan hidup di permukiman kumuh. Belum lagi dampak yang ada akibat kemiskinan ini menyebabkan berbagai permasalahan sosial lainnya. Tanya kenapa?!

• Indonesiaku [belum] merdeka dari ketertindasan dan ketidakpastian hukum
Waktu buka powerpoint dari Dosen Kewarganegaraan di Semester 1, ada kalimat menarik yang terkait sama hukum yang ada di indonesiaku sekarang. Intinya kemandirian kekuasaan kehakiman yang lebih ditegaskan dalam perubahan UUD 1945, apakah telah menghadirkan lembaga peradilan yang semakin bebas dalam mengambil keputusan-keputusannya. Nah,sayangnya indonesiaku kini banyak praktek jual beli didalam pengadilan yang efeknya makin tertindas rakyat kecil dan semakin membuktikan bahwa penegakan hukum di indonesiaku masih dipertanyakan. Sekarang saja, sudah banyak kok berita tentang makelar kasus. Tanya kenapa?!

• Indonesiaku [belum] merdeka dari kebodohan
Tahun lalu,pada 2009 indonesiaku sudah mematok 20% APBN untuk pendidikan, akan tetapi, pertanyaan besar muncul, apakah anggaran pendidikan 20% akan menjadi solusi dari pendidikan saat ini. Mungkin ada sebagian pihak merasa pesimis pendidikan Indonesiaku akan bangkit dari keterpurukan. Bagaimana tidak, kalau pola pengelolaan dana saja tidak profesional ditambah lagi virus korupsi yang ada. Berapa porsi untuk perbaikan infrastruktur, kesejahteraan guru, dan biaya lainnya Jadi seperti lagunya armada, Mau dibawa kemana pendidikan kita? Tanya kenapa?!

• Indonesiaku [belum] merdeka dari intervensi pihak asing
Setahu penulis blog ini, kalau indonesaiku butuh uang, lebih terbiasa mencari dana APBN secara cepat, taktis dan kreatif. Sekarang, di Indonesiaku banyak perusahaan-perusahaan asing bebas-masuk ke negeri ini,walaupun itu merupakan konsekuensi dari liberalisme perdagangan yang output-nya juga berimbas pada penjualan aset-aset strategis bangsa. Beberapa BUMN strategis yang go public sebagian sahamnya mulai dikuasai bangsa asing dimana secara telanjang mereka telah memetakan Indonesia dari dalam tubuhnya sendiri. Konsekuensi dari intervensi pihak asing masuk adalah akan mudahnya mereka mendikte kebijakan negeri ini baik itu terkait masalah gaji buruh, perilaku ekspatriat yang “underestimate” terhadap karyawan-karyawan lokalnya hingga masalah psikologis tenaga kerja kita yang “memuja” asing serta menjadi individualis (atas nama karir) yang tidak peka terhadap nasib indonesiaku ini. Belum lagi kalau kita bicara tentang perampasan budaya,pelecehan lagu kebangsaan Indonesia raya hingga pelanggaran terhadap kedaulatan NKRI oleh Negara tetangga. Tanya kenapa?!!

• Indonesiaku [belum] Merdeka dari Korupsi
Kasus-kasus korupsi seperti makelar kasus, itu cuma sebagian kecil kasus korupsi yang terungkap oleh masyarakat, dan masih banyak korupsi yang belum terungkap.Begitu banyaknya kasus korupsi yang terjadi tanpa kenal malu, pejabat atau para elit politik dan pengusaha yang mengakibatkkan kebocoran uang negara yang seharusnya dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat namun tanpa malu digunakan untuk kepentingan pribadi. Tanya Kenapa?!

• Indonesiaku [belum] Merdeka dari Lingkungan yang rusak
Contoh kecil dari kerusakan lingkungan di Indonesiaku adalah jumlah hutan yang turun yang diakibatkan oleh penebangan hutan, penambangan, perkebunan agrikultur dalam skala besar, kolonisasi, dan aktivitas lain yang substansial, seperti memindahkan pertanian dan menebang kayu untuk bahan bakar. Disamping itu banyak lahan hijau di Indonesiaku hilang dan rusak setiap tahun. Hal ini disebabkan lahan hijau banyak berubah fungsi menjadi bangunan, seperti kantor, apartemen, mal atau gedung-gedung pencakar langit. Tanya kenapa?!

Dari cerita diatas, sekarang kamu tahu tentang Indonesiaku. Tentunya, dengan melihat realitas yang ada di indonesiaku, memang harusnya sudah menjadi kewajiban bersama, untuk berusaha mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Kalau perjuangan dulu tujuannya untuk merebut kemerdekaan dari penjajahan fisik, maka kini diperlukan perjuangan baru untuk membebaskan bangsa indonesia dari penjajahan ideologi sekuler, ketidakpastian hukum, ekonomi kapitalis, budaya barat dan segenap tatanan yang menindas Indonesiaku. Bagaimanapun juga,aku tetap cinta Indonesiaku, dan berusaha untuk membuat Indonesiaku lebih baik lagi. Mengutip quotenya Enstein, selama masalah-masalah itu tidak membuat aku mati, maka akan membuatku jauh lebih kuat untuk membangun indonesiaku, KARENA AKU, UNTUK NEGERIKU. Lalu bagaimana dengan indonesiamu?

Tidak akan keadilan bisa ditegakkan
selama kita masih acuh terhadap hukum yang ada
dan mementingkan kepentingan pribadi.

– No Name –

13 thoughts on “Indonesiaku Bukan Indonesia-Indonesiaan

  1. been a while since u’r last post, bro…
    Sekalinya post, jelegerr..!!
    Bener” kadept PSDM dah..hahaha

    Something’s wrong wit this country..
    Tp skrg permasalahannya,bagaimana kita menyelesaikan masalah ini?PR kita semua ni..^^
    Tepat seperti quotation mu :
    Try not only to become a man of success, but rather try to become a man of value. -Albert Einstein-

  2. @superNova :
    hahaha,iya uda lama ga posting,pak pres..
    bagaimana kita menyelesaikan masalah ini?
    Mulai yang simpel ja,buat posting kayak gini trus ikut
    blog competitionnya ma-chung..
    Alhamdulillah kan klo bisa menang..:-D

  3. Jangan salah dulu, pada zaman dulu penjajahan juga atas penjajahan ideologi,, ideologi pergerakan pemuda Indonesia yang dibatasi oleh Belanda, tapi meskipun diawasi dan dijalankan secara sembunyi2 mereka tetap bisa melakukan yang terbaik untuk Indonesia pada saat itu. Tapi pada masa Indonesia sekarang, ideologi kita terpecah-pecah , tidak satu nusa satu bangsa. Dan inilah yang menjadi pertanyaan apakah kita masih layak disebut negara merdeka jika saudara sebangsanya lah yang menjajah bangsa sendiri?

  4. @luthfia:
    setuju dengan kamu,memang zaman dahulu juga ada penjajahan ideologi+penjajahan secara fisik..
    ironisnya sekarang,penjajahan dilakukan melalui kebijakan2 yang diintervensi pihak asing demi kepentingan golongan tertentu dan mengorbankan kepentingan rakyat indonesia..
    :i love indonesia:

  5. Haduh, yekh..

    Gimana ya? Kalo mikirin Indonesia memang banyak yang masih harus dibenahi.. Saya cuma bisa berharap Indonesia nanti kapan gitu bisa dikenal sebagai bangsa yang: bersih dari koruptor, penduduknya berpendidikan tinggi, persentase kemiskinannya sangat kecil, lingkungannya bersih dan indah, dan impian lain penduduk Indonesia yang lain tentang bangsa yang besar..

    Kita-kita ini sebagai mahasiswa juga harusnya ikut mewujudkannya.. Tapi, (ada tapinya ni..) gimana cara kita untuk membantu mewujudkannya? Kuliah yang rajin biar dapet IPK tinggi? Ikut demo anti korupsi? Keliling kota bersiin sampah? Ayo mahasiswa, tentukan pilihanmu!

  6. @safir :
    gimana cara kita untuk membantu mewujudkannya?
    jadi inget quote dari mantan presd amerika,
    Jangan tanyakan apa yg diberikan negara untuk km,tp tanyakan apa yg telah kamu berikan untuk negaramu..
    dan tidak cuma menentukan pilihan,tapi juga ada tindakan,,
    bandzaaaiii..

  7. Bro,ada pepatah yang bunyi gini..
    ga ada persahabatan abadi,tp yg ada kepentingan abadi..
    Mungkin sama kayak di indonesia ini,.
    ga peduli dy temen,sodara, atau bangsa endiri..
    selama hal itu menguntungkan dan mendukung kepentingan pribadinya,istilahnya jalan haram pun diembat jg bro..
    itu cuma sebagian lho,soalnya gw percaya klo sebagian besar ga kayak gt..
    itu opini pribadi lho..

    oia,postingan ente berat ya..
    tapi oke juga..:D

  8. Salam persahabatan dari Blogger Borneo yang merupakan peserta Ma Chung Blog Competition 2010. Wah, jadi berangkat ke Ma Chung nih. Keep spirit for blogging bro…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s