Value = Benefit + Feature

Suatu waktu, kita pernah ngobrol iseng dikantor, membahas tentang salah satu aplikasi yang kita kerjakan. Kurang lebih, kalau saya ilustrasikan akan jadi seperti ini :

Ada sepasang suami istri, suatu saat si istri minta dibuatkan nasi goreng buatan suaminya. Karena begitu cintanya sang suami sama istrinya, si suami ini ingin membuatkan nasi goreng terenak untuk istrinya.

Sayangnya, si suami ini ga bisa masak, dan satu-satunya masakan yang sukses cuma indomie rebus. Si suami mulai mencari resep di internet dengan macam-macam keyword seperti “resep nasi goreng terenak” , “bumbu nasi goreng terenak”,dan “bumbu rahasia nasi goreng terenak”. Sang Suami lihat satu per satu link nya dan menemukan banyak sekali resep-resep nasi goreng. Mulai muncul rasa optimis , dia yakin dengan resep-resep ini bisa membuat nasi goreng terenak yang pernah dimakan istrinya.

Setelah semua resep terkumpul, si suami mulai benchmark antara satu resep dengan resep lainnya, mulai dari nasi goreng pedas, nasi goreng manis, nasi goreng bumbu rujak, nasi goreng rendang, nasi goreng cabe hijau, nasi goreng kari ayam sampai resep nasi goreng tanpa di goreng.

Nah si suami bingung, karena dia sendiri belum pernah tau rasa dari setiap nasi goreng ini, kemudian suami mulai galau dan dia jadi ragu untuk masak nasi goreng terenak untuk istrinya. Di tengah kegalauannya, tiba-tiba si suami punya ide. “Gimana kalau semua resep untuk nasi goreng terenak ini dicampur, pasti rasanya jadi yang terenak dari yang paling enak”. Suami ini mulai optimis dengan ide ini, dia yakin istrinya pasti bakal suka dengan masakannya.

Sang suami mulai bereksperimen dengan idenya, nasi mulai digoreng dan ditambahin bumbu rendang, kari, cabe hijau, dan semua bumbu dimasukin jadi satu. Setelah perjuangan panjang, akhirnya jadi juga nasi goreng cinta paling enak buat sang istri.

Pertanyaannya, “Kira-kira gimana ya rasa nasi goreng buatan si suami ini?”

Learning process kali ini adalah tentang benefit dan feature. Mostly, ketika membuat suatu produk atau layanan, sering terobsesi untuk membuat banyak sekali fitur, terlalu idealis sehingga melupakan positioning produk di market. Mulai benchmarking kompetitor, me-list seluruh fitur yang ada di competitor, kemudian comparing dengan aplikasi yang dibuat, menambahkan fitur yang masih belum ada di aplikasi and that was a big mistake,dude!

Image

Ternyata memang fitur yang banyak belum tentu bisa memenuhi kebutuhan user. Sama seperti ilustrasi diatas, si istri hanya ingin nasi goreng buatan suami, nasi goreng yang rasa-nya pas, enak dan bisa dimakan. Cuma karena keinginan si suami memberikan nasi goreng yang paling enak ke istrinya, si suami menjadi berlebihan sampai mencampur seluruh bumbu resep nasi goreng terenak. Akhirnya rasanya ga jelas, malah ga enak, dan tidak bisa untuk dimakan. Kalau saja sang suami bisa membuatkan nasi goreng yang pas enaknya, pasti si istri tambah sayang ke suami, dan tentunya akan menambah value si suami itu.

Perbedaan yang mendasar, kalau feature adalah “what something is” , dan benefit “what something does” . Dan dari seluruh fitur yang ada, coba di review kembali, benefit apa yang bisa didapat oleh customer produk/layanan kita? Alasannya karena dari benefit itu sebenarnya bisa ditarik untuk positioning product yang dibuat. Ini penting dan menjadi tantangan besar dalam membuat suatu layanan/produk. Jika apa yang dibuat dapat memahami target market (customer needs), maka produk ini akan bisa menjawab the key of “Why”, karena ketika product yang dibuat bisa delivery benefit ke customer, impact nya akan menimbulkan value dari product itu.

Jika sudah begini, apa yang harus dilakukan? Salah satunya dengan pivot. Nah tentang pivot nanti akan saya bahas di postingan selanjutnya.

Have a great thursday!

Learn from yesterday, live for today, hope for tomorrow.
The important thing is not to stop questioning. 

– Albert Einstein –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s